25
Agustus 2016 menjadi tanggal yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat terkhusus di
Makassar. Film uang panai-maha(L)R menuai minat yang begitu tinggi hingga hari
ke enam pemutaran, kursi-kursi bioskop meluber, tak tertampung, antrian
panjang, berdesak-desakan kayak bagi uang panai gratis (di Makassar lohye).
Saya
sebenarnya terbilang jarang ke bioskop untuk menonton film indonesia, hanya
film-film yang lagi “heboh” atau setidaknya kalau memang lagi butuh hiburan
paling nonton film hollywood, kalau gak ada duit biasa streeming di WWW.Layarkaca21.tv yang menyediakan
film-film terupdate. Terakhir nonton film indonesia itu judulnya Single
(Raditya dika) yang juga saya rasa kurang puas oleh leluconnya, entah selera
komedi saya yang tinggi, saya yang tidak peka, atau mungkin genre komedi yang
kurang cocok, entah. Setelah lumayan lama, akhirnya Uang Panai The Movie mampu
membawa saya menginjakkan kaki di bioskop.



